Panduan pelamar ›

Kerja jarak jauh yang aman

Bekerja dari rumah memberi keleluasaan waktu dan tempat. Justru karena banyak diminati, tawaran "kerja dari rumah" juga menjadi kedok penipuan yang paling sering dilaporkan. Panduan ini membantu Anda membedakan keduanya.

Modus penipuan yang paling sering

Ciri lowongan jarak jauh yang sah

Remote belum tentu dari Indonesia

Banyak lowongan bertuliskan "Remote" hanya boleh dikerjakan dari wilayah tertentu, misalnya "Remote, US only", "EMEA", atau "must reside in Canada". Lowongan seperti ini tidak dapat dilamar dari Indonesia dan tidak kami tampilkan. Yang terbuka bagi pelamar di Indonesia biasanya bertuliskan Indonesia, Asia, Asia Pasifik (APAC), Asia Tenggara, atau "worldwide/anywhere".

Perhatikan pula hybrid: sebagian hari tetap bekerja di kantor, sehingga Anda perlu tinggal di kota kantornya.

Yang perlu ditanyakan sebelum menerima tawaran

  1. Status hubungan kerja. Karyawan (langsung atau melalui employer of record) atau pekerja lepas/kontraktor? Kontraktor umumnya tidak mendapat jaminan sosial, cuti, atau tunjangan hari raya dari perusahaan.
  2. Jam kerja dan zona waktu. Berapa jam yang wajib bersamaan dengan kantor pusat? Rapat pukul 22.00 WIB setiap hari berbeda dengan jadwal yang lentur.
  3. Perangkat dan internet. Apakah laptop disediakan, dan apakah ada tunjangan internet atau listrik?
  4. Gaji dan cara pembayaran. Mata uang, tanggal pembayaran, dan biaya transfer. Pembayaran harus ke rekening atas nama Anda sendiri.
  5. Perjanjian tertulis. Baca kontraknya, termasuk masa percobaan, pemutusan, dan kepemilikan hasil kerja.

Pajak dan jaminan sosial

Bila sudah telanjur menjadi korban

Panduan ini bersifat umum. Ketentuan resmi selalu mengikuti peraturan dan instansi yang berwenang.