Panduan pelamar ›

Bekerja ke luar negeri dengan aman

Bekerja di luar negeri dapat membuka banyak pintu, asalkan berangkat melalui jalur yang benar. Sebagian besar kasus perdagangan orang berawal dari tawaran yang tampak menarik tetapi tidak melalui jalur resmi.

Jalur resmi

Tawaran melalui media sosial, perekrut perorangan, atau "sponsor" tanpa perusahaan yang jelas bukan jalur resmi.

Arti syarat yang sering muncul

Sebelum berangkat

  1. Berangkat dengan visa kerja, bukan visa kunjungan atau turis. Bekerja dengan visa kunjungan melanggar hukum negara tujuan dan membuat Anda tidak terlindungi.
  2. Daftarkan diri sebagai pekerja migran melalui sistem resmi pemerintah dan ikuti orientasi sebelum pemberangkatan. Pekerja yang direkrut langsung oleh pemberi kerja di luar negeri juga wajib terdaftar.
  3. Baca perjanjian kerja dalam bahasa yang Anda pahami: gaji, jam kerja, tempat tinggal, dan masa kontrak. Simpan salinannya.
  4. Paspor adalah milik Anda. Pemberi kerja atau agen tidak berhak menahannya.
  5. Setibanya di negara tujuan, lakukan lapor diri ke Perwakilan RI melalui Peduli WNI milik Kementerian Luar Negeri.
  6. Periksa imbauan keamanan negara tujuan. Peluang luar negeri di platform ini hanya tampil untuk negara yang sudah kami cek terhadap imbauan perjalanan Kementerian Luar Negeri RI.

Magang Jepang, Ausbildung, dan program sejenis

Program pemagangan atau kerja ke luar negeri adalah program kerja, bukan beasiswa. Banyak yang disalurkan melalui lembaga pelatihan kerja (LPK). Periksa izin lembaganya, dan waspadai biaya pelatihan, dana talangan, atau potongan gaji yang tidak tertulis dalam perjanjian resmi.

Bila mengalami masalah

Hubungi Perwakilan RI (KBRI/KJRI) terdekat di negara tujuan, atau laporkan informasi lowongan yang mencurigakan kepada tim kami melalui halaman laporan. Baca juga cara mengenali lowongan palsu.

Panduan ini bersifat umum. Ketentuan resmi selalu mengikuti peraturan dan instansi yang berwenang.