Panduan pelamar › Mengenali lowongan palsu ›
Magang dan lulusan baru
- Lulusan baru paling sering disasar. Lowongan palsu biasanya meminta biaya administrasi, pelatihan, atau seragam, memberi tenggat yang mendesak, dan memakai email gratisan atau domain yang mirip nama perusahaan. Seleksi resmi tidak memungut biaya apa pun.
- Hak peserta magang. Magang di dalam negeri diatur dengan perjanjian pemagangan tertulis, paling lama satu tahun. Peserta berhak atas pembimbing, keselamatan kerja, uang saku (transport, makan, insentif), jaminan sosial, dan sertifikat. Magang adalah belajar di tempat kerja, bukan pengganti karyawan.
- Program Magang Nasional. Program Kemnaker untuk lulusan D3, D4, dan S1 paling lama satu tahun setelah lulus hanya didaftarkan lewat laman resmi MagangHub. Uang sakunya setara upah minimum setempat dan ditanggung pemerintah. Tawaran "cukup absen tetapi digaji" adalah penipuan yang mencatut program ini.
- Management trainee dan program lulusan. Tanyakan status kerja setelah program (pegawai tetap atau kontrak), lama ikatan dinas, dan besar penaltinya. Jangan menyerahkan ijazah asli. Karyawan kontrak tidak boleh diberi masa percobaan; syarat seperti itu batal demi hukum.
Ciri umum lowongan palsu dan ke mana melapor ada di panduan mengenali lowongan dan beasiswa palsu. Menemukan yang mencurigakan? Laporkan kepada tim kami.